14.10.11

Pengenalan Komputer

SISTEM KOMPUTER
Komputer merupakan alat elektronik yang pada awalnya dirancang untuk aktivitas
komputasi. Namun pada saat ini penggunaan komputer telah berkembang tidak hanya
untuk proses komputasi tetapi sudah mencakup pada manipulasi, simulasi, animasi, dan
komunikasi-informasi.
Sebagaimana layaknya sebuah perangkat elektronik, komputer merupakan sistem IPO
(Input Proccess and Output), sehingga memerlukan masukan untuk diolah yaitu berupa
data dan akan menghasilkan suatu keluaran yaitu informasi.
Secara teknis, kriteria yand dijadikan dasar untuk mengklasifikasikan, antara lain:
(1) arsitektur;
(2) kecepatan pemrosesan;
(3) besarnya memori;
(4) kemampuan penyimpanan;
(5) jumlah pengguna;
(6) biaya; dan
(7) ukuran.
Arsitektur komputer mengacu pada rancangan internal  dari rangkaian komputer.
Termasuk di dalamnya jumlah dan tipe komponen yang  menampilkan kemampuan
komputasi. Arsitektur komputer sangat tergantung pada kegunaan komputer itu sendiri.
Kecepatan pemrosesan diukur dari jumlah instruksi yang dapat diproses oleh komputer
setiap detiknya, biasanya dalam satuan million instruksi per detik (MIPS). Untuk
mempermudah pengenalan kecepatan pemrosesan sering  dicantumkan berupa angka
frekuensi, misalnya 233 MHz, 400 MHz, 533B MHz dan yang terbaru yang beredar di
pasaran dikeluarkan Intel adalah 3,2 GHz.
Memori utama mengacu pada penyimpan internal komputer sehingga bisa digunakan
untuk mengakses dan menjalankan program. Memori utama bisa mengakses dengan
lebih baik jika ditopang dengan media penyimpanan yang besar. Hal tersebut berkaitan
dengan adanya  virtual memory pada media penyimpanan yang biasanya digunakan
untuk pengaksesan suatu program (swap).
Untuk komputer yang terangkai dalam suatu jaringan  (network) maka semakin banyak
jumlah pengguna dalam sistem jaringan akan semakin menurun kinerja dari sistem
jaringan komputer tersebut. Kriteria biaya berkaitan dengan perbandingan antara biaya
(cost) dan keuntungan yang diperoleh dari penggunaan sistem komputer.
Berdasarkan kriteria tersebut diatas, maka komputer bisa dikelompokkan dalam
beberapa klasifikasi, yaitu: komputer super,  mainframe, komputer mini,  server,  workstation dan komputer mikro. Saat ini jenis komputer mikro berkembang pesat
dengan beragam bentuk antara lain: komputer  desktop atau biasa disebut personal
komputer (PC), laptop, notebook, palmtop, pocket PC dan tablet PC.
PERANGKAT KERAS (HARD-WARE)
Komputer sebagai sebuah mesin terdiri dari perangkat keras penyusun yang mewakili
alur input, proses, dan output. Perangkat keras dalam komputer secara garis besar terdiri
dari:
(1) piranti masukan (input device),
(2) piranti pemrosesan,
(3) piranti penyimpanan (storage device), dan
(4) piranti keluaran (input device).
Piranti Masukan
Piranti masukan berfungsi sebagai pintu masuk dari data yang akan diolah oleh piranti
pemroses. Adapun jenis-jenis piranti masukan antara lain: papan kunci (keyboard), tetikus
(mouse), pemindai (scanner),  track ball,  joystick, kamera digital,  webcam,  voice recognition
device, layar sentuh (touch screen).
Piranti Pemrosesan
Piranti pemrosesan merupakan otak dari komputer, oleh karena itu sering diberi istilah
sistem unit. Piranti ini mengendalikan seluruh aktivitas dari seluruh sistem komputer.
Istilah yang biasa digunakan untuk menyebut piranti  ini adalah  central processing unit
(CPU). CPU terdiri dari dua bagian yaitu:
(1) Arithmetic Logic Unit (ALU), yang berfungsi untuk menampilkan seluruh
fungsi aritmatika dan logika;
(2) Control Unit, yang berfungsi untuk mengatur urutan aktivitas yang mesti
dilakukan untuk mengeksekusi instruksi, termasuk di dalamnya berupa
antrian dari instruksi (queue).
Kinerja dari CPU sangat tergantung pada  micro-processor yang terpasang pada suatu
komputer. Piranti  micro-processor lebih umum disebut  processor saja. Terdapat beberapa
perusahaan yang mengeluarkan  prosessor antara lain Intel Corp. (INTEL), Advanced
Microprocessor Device, Inc. (AMD), Cyrix dan Giga Pro. Varian dari  micro-processor
sangat beragam, yang merupakan keluaran INTEL antara lain Pentium I, Pentium II,
Pentium III, Pentium IV, dan yang terakhir menggunakan teknologi INTEL Pentium
Dual Core. Sedangkan  processor  keluaran AMD antara lain K5, K6, Duron, Athlon,
Anthlon XP, Barthron dan generasi terakhir adalah Opteron dan Sempron dengan
teknologi 64-Bit. Kedua perusahaan yaitu Intel dan  AMD bersaing merebutkan pasar,
terutama untuk keperluan  Personal Computer (PC). Processor di dalam CPU tertanam
dalam sebuah papan kerja bernama  main-board yang terdiri dari  socket,  slot dan  chipset
pendukung. Mainboard sangat menentukan keawetan komputer.
Kinerja  processor didukung oleh memori utama yang merupakan komponen
penyimpanan internal dari suatu komputer. Ada dua tipe memori utama yaitu  random
access memory (RAM) dan  read only memory (ROM). ROM sudah terpasang pada  main
board berupa chipset utama. Sedangkan RAM terpasang pada DIMM yang juga terdapat
pada mainboard. Satu  mainboard bisa jadi terdapat lebih dari satu DIMM, tergantung
jenis dan kemampuan upgrade-nya. Ada beberapa jenis RAM yaitu EDORAM, SDRAM,
DDRAM dan RDRAM. Selain memori utama di dalam CPU biasanya terdapat pula memori lain yaitu register, buffer dan cache memory.

No comments:

Post a Comment